Sekali dayung Damailah seluruh SEO
Lau Cing-hong menghela napas. Ia tunggu sesudah suara orang banyak rada tenang kembali barulah bicara dengan pelahan, “Sejak mulai bersahabat dengan Kik-toako sudah kuduga akan terjadi seperti hari ini. Melihat gelagatnya akhir-akhir ini, Pemilu Indonesia 2009 kutaksir tidak lama lagi Ngo-gak-kiam-pay kita tentu akan terjadi suatu pertarungan habis-habisan dengan Mo-kau. Di satu pihak adalah para saudara serikat sendiri, di lain pihak adalah sahabat karib pula sehingga sukar bagiku untuk menentukan rahasia google pihak mana harus dibantu. Lantaran inilah aku mencari jalan dengan mengadakan upacara ‘cuci tangan’ seperti sekarang ini. Maksudku adalah untuk mengumumkan kepada peserta pemilu 2009 para kawan kaum kita bahwa orang she Lau sejak kini telah mengundurkan diri dari dunia persilatan dan tidak ikut campur kepada segala persengketaan orang Kangouw. Harapanku adalah supaya dapat hidup bebas tentram dan tidak tersangkut di dalam permusuhan dan bunuh membunuh. Tujuanku membeli suatu pangkat sekecil ini juga hanya untuk membuat website menghindarkan diri dari kesukaran. Padahal pangkat sekecil ini sesungguhnya cuma membikin cemar namaku saja. Siapa duga Co-bengcu memang benar-benar maha sakti. Langkah yang kuambil ini toh tetap susah mengelabui dia.” (more…)